PANGGILAN DARI RUMAH TUHAN

0 0
Read Time:4 Minute, 40 Second

Bekasi, ibukotanews.com. — Ahad Malam Senin, 26 April 2026 pukul 19.30 WIB di ruang utama Jami Al Mujahidin Babakan Cibarusah Kota Bekasi, menyimpan peristiwa yang tak biasanya. Panitia Pemilihan Ketua DKM Al Mujahidin, yang terdiri dari tengah menunaikan tugasnya bersama wadah aspirasi dan representasi tokoh dan warga lingkungan Masjid sebagai Majelis Musyawarah Dewan Syuro yang diumumkan berjumlah 17 orang bersama Panitia. Acara dimulai dengan Pemaparan Visi Misi Calon dan dilangsungkan Pemilihan Ketua DKM Masjid Jami Al Mujahidin Periode 2026-2031

Sebelumnya Panitia Pemilihan mengumumkan bahwa hasil Musyawarah Panitia Pemilihan bersepakat bulat menggunakan Sistem Pemilihan Ketua DKM Masjid Jami Al Mujahidin Periode 2026-2031 dengan sistem Permusyawaratan / Perwakilan yaitu Pemilik Hak Suara adalah Panitia Pemilihan Berjumlah 5 Orang ditambah dengan Dewan Syuro 12 Orang sehingga total berjumlah 17 orang.

Kelima Panitia yang menyiapkan pelaksanaan Pemilihan juga memiliki hak suara adalah Aep S Majid selaku ketua dan anggotanya; Teguh Darmawan, Tatang Mulyana, Dudun AR dan Deni Alamsyah. Adapun Perwakilan warga dan jamaah antara lain H.Ahmad Kosasih, Cecep Muharam, R. Wahyudin, R.Sopyan dan R. Endang Iskandar Diding Chaerudin, H.Ubed Jubaedi, H.Agus Arifin, H.Patoni, Helmi, Daden, Barkah Athoridla.

Dari informasi yang disampakan, Pendaftaran Calon Ketua DKM telah di Tutup Hari Jum’at 24 April 2026 di Jam 15.30 Wib. Selanjutnya Panitia Menetapkan 2 (dua) Nama Calon yg telah mendaftar / didaftarkan ke Panitia. Telah mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua DKM, R.Asep Wahyudi. Sementara dari satu pekan yang ditetapkan telah mendaftarkan atas nama warga, jamaah dan tokoh lebih dari 50 (lima puluh) orang untuk meminta kesediaan Munawar Fuad Noeh Menjadi Calon Ketua DKM Masjid Al Mujahidin Babakan Cibarusah Periode 2026-2031. Hingga saat penutupan Munawar Fuad tidak pernah mendaftarkan diri, tidak mengisi formulir atau datang ke tempat pendaftaran.

Sekitar sepekan itu sejumlah tokoh, warga dan jamaah, dari keluarga besar Kampung Babakan, baik yang berdomisili di sekitar masjid atau di luar Cibarusah, mendatangi rumah dan tempat kegiatan Munawar Fuad. Mereka secara murni dan inisiatif meminta dan mendesak, agar Munawar Fuad bisa kembali memimpin DIM Masjid Almujahidin. Dalam beberapa kesempatan, para tamu siapapun yang datang mendapat kesempatan bertemu, berbincang dan berdiskusi, tentang harapan adanya kemajuan dan mencari solusi dari keprihatinan yang dialami.

Munawar Fuad menyimak dan mendengar semuanya, melayani seksama segala macam aspirasi dan keluhan serta banyak harapan. Tak serta merta menyatakan kesediaan, bahkan mengajukan agar regenerasi harus berjalan dan lebih baik memohon kesediaan yang lain, terkhusus Munawar Fuad mengusulkan agar panutannya Mang Eep S Fatah, atau Sesepu seperti Haji Ahmad atau generasi muda sukses profesional seperti Yuyus Juarsa dimohon kesediaannya, karena memang diyakini mampu, tepat dan menjadi inspirasi banyak orang. Namun setelah dikonfirmasi, tidak ada yang bersedia.

Munawar Fuad berulangkali menyampaikan, kepada para warga dan jamaah yang meminta kembali memimpin DKM Masjid bersejarah tersebut, karena sebelumnya sudah pernah mengalaminhal serupa, didaulat sebagai Ketua DKM Al Mujahidin selama 5 tahun sebelumnya. Mulai membangun renovasi dan melestarikan nilai kesejarahan, mengembangkan perluasan fisik bangunan, memproduk karpet khusus masjid, membangun menara, menata pemakaman dan mengisi kegiatan ibadah, syiar dan dakwah yang berkembang luas. Selanjutnya menyerahkan segala capaian menjadikan Masjid AlMujahidin tercatat dalam Situs bersejarah jejak perjuangan Ulama Santri Laskar Hizbullah Sabilillah, di Tjibarusah untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Seterusnya, dilanjutkan oleh generasi Pengurus berikutnya. Itu diraskan cukup sebagai wujud memenuhi panggilan melayani dan memakmurkan Rumah Tuhan di samping sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia Pusat dan Pimpinan Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Karena tak terbendung, desakan dan gerakan “memaksa” pun terjadi dengan adanya formulir tertulis lembaran kertas yang berisi nama-nama, nomor KTP, alamat, nomor HP dan tanda tangan yang memohon kesediaan Munawar Fuad secara tertulis, untuk bersedia diusung dan diberikan amanah sebagai Ketua DKM Masjid Al Mujahidin Cibarusah.

Inipun tak langsung membuat Munawar Fuad menyatakan bersedia. Sebagaimana diajarkan oleh kedua orang tuanya, KH Raden Enoh Inayatilah dan ibunyaC Hajja Raden Enah Maskanah, disampaikan Munawar Fuad, bahwa akan memohon izin dan ridho Allah sebagai pemilik Rumah Allah, dan melakukan tirakat juga istikhoroh, juga mendengar saran dan nasehat dari para Sepuh dan Guru. Dalam sepekan berlalu, pada Jumat pagi usai Shubuh, Munawar Fuad menyatakan Bismillah menyatakan kesediaannya, disampaikan sedia menjadi pelayan Rumah Allah, Masjid, untuk Memakmurkan Masjid dan Jamaah menghadirkan Masjid Madani yang Makmur Berdaya Harmoni untuk kemajuan bersama mendorong generasi para Mujahid.

Beberapa menit sebelum diumumkan oleh Panitia sebelum shalat Jumat, sesuai mekanismenya Munawar Fuad Noeh diminta mengirimkan visi misinya. Dengan Bismillah, pada Jumat pagi itu melalui WA terkirimkan apa yang jadi respon dan niat Munawar Fuad atas aspirasi, harapan dan desakan para warga dan jamaah.

 

Visinya, LAMASJIDUN USSISA ‘ALATTAKWA, Berjamaah Mewujudkan Masjid dan Masyarakat Madani (Makmur Berdaya Harmoni) Berasaskan Ketakwaan untuk Melestarikan Generasi Mujahid Teladan.

MIsi yang disampaikan :
1. Meningkatkan Ibadah
2. Memperdalam Ilmiah
3. Memperkuat Ukhuwwah
4. Menyemaikan Dakwah
5. Melestarikan Harokah
6. Mengembangkan Hasanah
7. Membangkitkan Hadhoroh Islamiyah.

Hingga seluruh proses Pemilihan dan Sidang Musyawarah Majelis Syuro yang dihadiri Forkopimcam Cibarusah, dari Polsek dan Koramil, juga aparat desa sejumlah warga, dimalam itu, Munawar Fuad kembali dipilih, mendapatkan amanah dan didaulat menjadi Ketua DKM Masjid AlMujahidin Babakan Cibarusah Bekasi Jawa Barat masa khidmat 2026-2031.

Dalam kesempatan menyampaikan sambutan, Munawar Fuad, menyampaikan “Innaa lillahi wa Innaa ilaihi roojiun”. Semuanya yang ada dan terjadi, terjadilah atas kehendakNya kembali kepada Sang Pemilik segalanya. Menjadi Ketua DKM atau Takmir Masjid, lebih tepat sebagai Pelayan Rumah Tuhan, melayani apa yang menjadi perintah untuk ditunaikan, memakmurkannya, bukan mencari kemakmuran bagi pribadi, keluarga atau kelompok; bukan mencari penghidupan, tapi menghidupkan Rumah Allah untuk memuliakan dan meninggikanNya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %